Cara Buat Virtual Host Di Nginx


Cara Buat Virtual Host Di Nginx

Apa Itu Virtual Host?

Virtual Host adalah sebuah teknologi jaringan yang memungkinkan sebuah mesin untuk dapat melayani permintaan berbagai macam website, dengan tidak memerlukan komputer lain. Virtual Host memungkinkan satu mesin dengan IP alamat statik untuk berbagi sejumlah website pada satu hari. Virtualhost biasanya terkait dengan server web, seperti Apache, Nginx atau bahkan LiteServer. Virtual host dapat diatur untuk memuat berbagai macam website dengan mengingat nama domain mereka, menyediakan tingkat kontrol yang tinggi dan mengizinkan satu server web melayani lebih dari satu nama domain.

Kenapa Harus Menggunakan Virtual Host?

Setiap website memerlukan sebuah nama domain yang berbeda untuk dapat dikunjungi secara online. Kemampuan Virtual Host memungkinkan pengembang untuk dapat membuat beberapa versi website yang berbeda untuk sebuah Virtual Domain, dengan menggunakan IP address yang sama. Hal ini tentu saja menguntungkan karena situs web yang berbeda dapat diakses dengan menggunakan sebuah IP Address. Pengguna ini juga tidak perlu menambahkan IP Address untuk setiap situs web yang baru diputuskan untuk dibuat. Ini karena mesin penerima yang digunakan untuk menangani permintaan dari konsumen dapat diatur untuk memproses permintaan untuk lebih dari satu pra-domain yang terkait dengan nama domain yang berbeda.

Cara Buat Virtual Host Di Nginx

Sebelum membuat Virtual Host di Nginx, pastikan Anda sudah menginstal Nginx secara terpisah seperti yang dicerminkan di link berikut. Sekarang Anda akan memerlukan berbagai Macam berkas untuk membuat Virtual Host. Hal ini melibatkan beberapa langkah, yang dicerminkan di bawah ini:

  • 1. Buat folder root domain.
  • 2. Buat folder untuk konfigurasi virtual host.
  • 3. Buat berkas virtualhost konfigurasi Nginx.
  • 4. Simpan berkas virtualhost configuration di folder konfigurasi.
  • 5. Aktifkan konfigurasi virtual host.
  • 6. Buat berkas Index.

1. Buat folder root domain:

Buatlah folder root domain di folder root domain di “/var/www/domain.com” (misalnya). Di folder baru ini, Anda akan meletakkan berkas-berkas dan folder-folder untuk domain website virtual Anda. Setelah domain dibuat, mudah untuk mengubah folder default root domain, jika nantinya Anda memerlukan folder lain.

2. Buat folder untuk konfigurasi virtual host:

Buat folder “/etc/nginx/conf.d” dan buat berkas virtualhost configuration di dalamnya. Folder “/etc/nginx/conf.d” adalah folder default untuk menyimpan konfigurasi virtualhost di Nginx. Anda dapat melihat folder ini dengan mengetikkan “cd /etc/nginx/conf.d” di terminal.

3. Buat berkas virtualhost konfigurasi Nginx:

Sebelum membuat berkas virtualhost, pastikan untuk memiliki penamaan yang berbeda untuk setiap website. Penamaan ini harus menggambarkan domain website Anda. Sebagai contoh, jika website Anda disebut “domain.com”, nama berkasnya harus disebut “domain.com.conf”. Lepaskan ekstensi “.conf” saat menulis nama domain Anda di terminal. Setelah itu, buat berkas virtualhost configuration file dengan utilitas editor teks biasa, seperti vi atau nano.

4. Simpan berkas virtualhost configuration di folder konfigurasi:

Setelah berkas virtualhost configuration disimpan, geser berkas ke folder “/etc/nginx/conf.d”. Dengan kata lain, kita meletakkan konfigurasi virtualhost di folder yang sudah ditentukan sebelumnya. Anda dapat menggunakan perintah “sudo mv /path/to/your/file.conf /etc/nginx/conf.d” di terminal untuk menyimpan berkas yang benar.

5. Aktifkan konfigurasi virtual host:

Setelah Anda memiliki berkas konfigurasi virtualhost, ikuti dengan mengaktifkan konfigurasi virtualhost dengan mengetikkan perintah “sudo nginx -t” di terminal. Ini akan memeriksa server web untuk melihat apakah ada kesalahan dalam konfigurasi virtualhost Anda. Jika tidak ada kesalahan, Anda akan mendapatkan pesan “syntax is ok”. Jika begitu, Anda dapat memulai server web dengan mengetik “sudo systemctl restart nginx” di terminal.

6. Buat berkas Index:

Setelah Anda memiliki konfigurasi virtualhost yang aktif, Anda akan perlu membuat sebuah berkas “index.html” untuk website Anda. Berkas ini akan ditampilkan saat konsumen mengunjungi domain Anda. Untuk membuat berkas ini, buka folder root domain Anda di “/var/www/domain.com” (misalnya), lalu buat berkas “index.html” di dalamnya. Dengan kata lain, berkas “index.html” harus ada di dalam folder root Anda.

Kesimpulan

Membuat Virtual Hosts Di Nginx adalah proses yang dapat Anda lakukan dengan mudah. Anda hanya perlu menyiapkan folder root domain dan membuat berkas virtualhost configuration yang benar. Setelah berkas tersebut disimpan di folder konfigurasi, sekarang Anda dapat mengaktifkan konfigurasi virtualhost Anda dengan menjalankan perintah Nginx. Jangan lupa untuk membuat berkas “index.html” di folder root domain. Dengan itu, Anda sekarang sudah siap untuk melayani website virtual untuk nama domain Anda.

FAQ:

Q: Apa yang dimaksud dengan Virtual Host?
<

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *